Supernova episode Petir

Meja makan empat kursi, dan ia selalu duduk di kursi yang sama.
Memandang sepetak kecil halaman belakang yang penuh rumput liar
dan tanaman-tanaman tak bernama yang seharusnya tidak di sana. CD
Norah Jones, Noa, Nat King Cole, berputar puluhan kali seperti pekerja
rodi yang tunduk pada mandor keji berbentuk tombol ‘repeat’. Dan kenapa
semua berawalan ‘N’? Kebetulan indah yang tidak disengaja.
Berbulan-bulan ia melewatkan dini hari dengan lutut kedinginan
karena bersikeras begadang pakai celana pendek. Kebiasaan yang tak bisa
ditawar. Syarat untuk memulai ritual pertemuannya dengan Petir. la
benar-benar menyukai Elektra. Mereka bersenang-senang, tertawa-tawa,
tanpa peduli malam berganti pagi. Teh Camomile dan Sencha bolakbalik
ia seduh hingga bergelas-gelas. Mereka mabuk teh berbulan-bulan.
Kemudian datang jeda panjang. Petir hibernasi. Realitas mengambil
alih. Pernikahan, kehamilan, kelahiran. Roh kreativitas kini tercurah ke
dalam perut yang terus membesar. Sampai pada satu hari di bulan
Agustus, proses tadi mencapai puncaknya. Sebuah buku hidup telah terbit.
Ia beri nama Keenan, seperti nama tokoh dalam ceritanya yang belum
terbit.

mau lengkapnya download aja……dee_-_supernova_episode_petir_01-04.pdf

Tinggalkan Pesan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: