Surat anak Aceh

Surat Anak Aceh

Berikut surat anak Aceh yang dikrim ke email saya, surat ini menurut pengirim tidak dimuat di serambi karena tidak dilengkapi KTP, dan pengirim mohon disebarkan untuk dipublikasikan karena ini adalah suara anak aceh dalam memberikan saran kepada salah satu NGO dan juga pihak-pihak lain. Banda Aceh, 12 Januari 2005

Kepada Yth,
Pimpinan Serambi Indonesia
Di
Tempat

Dengan hormat,
Nama saya : Cutti Fahrini kelas 6 SD. Maaf saya belum mempunyai KTP sehingga syarat untuk mengirimkan surat ke Koran serambi masih kurang.
Tapi saya berharap surat ini bisa diterbitkan untuk menjadi bahan pertimbangan bagi pihak WFP.

Saya ingin menyampaikan bahwa WFP sudah membagikan kue untuk murid-murid sekolah di Banda Aceh terutama di sekolah saya. Pertama kue yang dibagikan adalah “BISKUAT” atau “ BISKIZ” dari UNIBIS yang bentuknya bulat-bulat atau yang petak dengan bungkusnya berwarna merah ada gambar macannya. Rasanya enak, dan banyak mengandung susu. Biscuit itu dibagi mulai setelah tsunami bulan Januari 2005 sampai dengan habis lebaran idul fitri bulan November 2005. teman-teman suka dengan biskuit itu dan bahkan ada yang dibawa pulang kerumah unutuk diberikan kepada kakak dan adik mereka.

Sejak bulan November 2005 sampai sekarang ini, WFP membagikan biskuit yang dibungkus dengan plastic yang ada tulisan WFP-nya ada gambar padi dan jagung dengan latar warna biru. Ada tulisan HIGH ENERGY BISCUITS untuk korban tsunami. Bentuknya sama seperti BISKUAT yaitu petak-petak tetapi rasa biscuit itu tidak enak dan pahit. Banyak teman-teman saya yang membuang dan melempar biskuit itu ke bangku-bangku belajar dan tong sampah. Ibu guru marah sama mereka.

Saya ingin menyarankan kalau bisa pembagian biscuit dari WFP yang tidak enak itu dihentikan saja daripada biscuit tersebut dibuang-buang oleh teman-teman saya. Kan lebih baik biskuitnya diganti dengan biscuit yang dulu yaitu BISKUAT atau BISKIZ dari UNIBIS atau diganti dengan biscuit yang lain dan rasanya lebih enak. Kan sayang uangnya yang dibuat beli biscuit WFP tadi, lebih baik uang tersebut digunakan untuk keperluan yang lain yang lebih berguna bagi kami.

Semoga WFP dapat memberikan pertimbangan yang lebih baik lagi untuk program pembagian kue kepada murid-murid sekolah agar lebih bermanfaat dikemudian hari.

Terimakasih kepada Koran Serambi yang mau dan berkenan untuk menerbitkan surat saya. Atas bantuannya saya ucapkan terimakasih banyak.

Saya mengutip dari http://www.krueng.org
Wassalam

Icut
Jl. T. Chik Ditiro Lr.
Balam No. 33
Peuniti Banda Aceh
Telp.0651-29457

 

Tinggalkan Pesan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: