Arsip untuk Jurnal Ekonomi

PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAH DAERAH DI PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH

Posted in Jurnal, skripsi with tags , , , on April 23, 2009 by Admin

ABSTRAK
Oleh : Rusmaini ( 0301103020149)

FE Unsyiah

                 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja aparat pemerintah daerah di pemerintah kota banda aceh.

Penelitian ini dilakukan pada SKPD yang ada di pemerintah Kota Banda Aceh yang berjumlah 129 responden yang tersebar pada 5 kantor, 16 dinas, dan 5 Badan. Sampel dalam penelitian ini adalah kepala bagian/bidang/subdinas yang ikut serta dalam penyusunan anggaran. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Simple Random sampling yaitu berjumlah 56 responden. Dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana.

Berdasarkan hasil pengujian yang menggunakan SPSS 13 yang telah diuraikan, membuktikan secara empiris bahwa tingkat signifikansi uji F sebesar 0,000 ( p < 0.05) dan nilai Fhitung sebesar 27.360 dan Ftabel pada tingkat signifikansi α = 5% (df=n-k-1 = 56-1-1=54) adalah 3.162 sehingga dapat disimpulkan nilai Fhitung > Ftabel yang berarti variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat. Dengan kata lain maka Ho ditolak dan Ha diterima dimana partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh positif secara signifikan terhadap Kinerja aparat pemerintah daerah di Pemerintah Kota Banda Aceh.

Kata Kunci : Partisipasi penyusunan anggaran, Kinerja manajerial

DOWNLOAD

Perbandingan antara Pembiayaan Produktif Dan Konsumtif Yang Dikaitkan Dengan Non Performing Financing Pada Bank Perkreditan Rakyat Syari’ah (BPRS) Di NAD

Posted in Jurnal, skripsi with tags , , , , , on April 23, 2009 by Admin

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar (persentase) perbandingan antara pembiayaan produktif dan konsumtif yang dikaitkan dengan Non Performing Financing periode 2006 – 2007 dan untuk mengetahui Non Performing Financing cenderung terjadi pada pembiayaan produktif atau konsumtif.

Penelitian ini dilakukan pada Bank Perkreditan Rakyat Syari’ah (BPRS) Di NAD yang meliputi BPRS Hareukat Aceh Besar, BPRS Baiturrahman Aceh Besar, BPRS Hikmah Wakilah Banda Aceh, BPRS Rahmah Hijrah Agung Lhokseumawe, dan BPRS Tgk. Chik Dipante Sigli.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perbandingan Non Performing Financing (NPF) pada BPRS Di NAD pada tahun 2006 – 2007 sangat rendah, hal ini menggambarkan bahwa manajemen BPRS Di NAD telah berhasil untuk menurunkan tingkat pembiayaan bermasalah dan juga menunjukkan kualitas kredit yang baik dalam setiap pembiayaan yang disalurkan kepada nasabah.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata- rata perbandingan Non Performing Financing (NPF) Pada BPRS Di NAD adalah persentase NPF yang dialami BPRS Rahmah Hijrah Agung Lhokseumawe untuk pembiayaan produktif tahun 2007 masih stabil sebesar 0,00003 %, sedangkan pada BPRS Tgk. Chik Dipante Sigli tahun 2007 juga masih stabil sebesar 0,000001 %. Pada BPRS Rahmah Hijrah Agung untuk pembiayaan konsumtif tahun 2007 mengalami kenaikan dari 0,0000001 % menjadi 0,0000009 %, sedangkan pada BPRS Tgk. Chik Daipante tahun 2007 masih stabil sebesar 0,0000003 %. Sehingga hipotesis tidak terdapat perbedaan antara pembiayaan produktif dan konsumtif yang dikaitkan dengan Non Performing Financing.

Berdasarkan analisa dan evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa kolektibilitas pembiayaan yang meliputi lancar, kurang lancar, diragukan dan macet pada pembiayaan produktif dan konsumtif hanya dua BPRS yang memisahkan kolektibilitas pembiayaan tersebut yaitu BPRS Rahmah Hijrah Agung Lhokseumawe dan BPRS Tgk. Chik Dipante Sigli. Sedangkan pada BPRS Hareukat Aceh Besar, BPRS Baiturrahman Aceh Besar, dan BPRS Hikmah Wakilah Banda Aceh, pihak bank menggabungkan semua jenis kolektibilitas pembiayaan dalam menyusun laporan keuangan. Maka dari hasil analisa yang dilakukan terhadap kolektibilitas pembiayaan BPRS Di NAD dapat disimpulkan bahwa Non Performing Financing (NPF) cenderung terjadi pada pembiayaan produktif. Hal ini disebabkan karakter (kejujuran) dari nasabah, gagalnya usaha yang dijalaninya akibat persaingan bisnis, penyalahgunaan dana yang tidak semestinya, dan musibah bencana gempa dan tsunami.

DOWNLOAD

AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENGAWASAN BIAYA (STUDI KASUS PADA PT. TELKOM, Tbk CABANG BANDA ACEH)

Posted in Jurnal, Puisi with tags , , , on April 23, 2009 by Admin

ABSTRAK

 

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan akuntansi pertanggungjawaban sebagai alat pengawasan biaya pada PT. Telkom, Tbk Cabang Banda Aceh. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi manajemen perusahaan maupun penulis sendiri dalam menambah pengetahuan serta memperluas wawasan. Penelitian ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan sebuah tugas akhir sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan hasil penelitian langsung pada PT. Telkom, Tbk Cabang Banda Aceh serta penelitian kepustakaan terhadap beberapa buku bacaan dan literature yang terkait dengan pembahasan tugas akhir ini. Adapun metode analisa yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu dengan membandingkan data teoritis dengan data yang diperoleh dari perusahaan tersebut.

Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa akuntansi pertanggungjawaban sebagai alat pengawasan biaya telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan konsep akuntansi pertanggungjawaban yang diterapkan dari PT. Telkom, Tbk Cabang Banda Aceh. Hal ini dapat dilihat dalam laporan pertanggungjawaban yang baik yang selanjutnya dilakukan analisa penyimpangan guna melihat efisiensi tidaknya perusahaan.

DOWNLOAD

PERENCANAAN DAN PENGAWASAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA PEMERINTAHAN KOTA BANDA ACEH

Posted in Jurnal, skripsi with tags , , , on April 23, 2009 by Admin

ABSTRAK


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Dipenda telah melakukan perencanaan dan pengawasan yang efektif terhadap pendapatan Asli Daerah, serta seberapa besar jumlah pendapatan asli daerah yang direncanakan dapat direalisasikan.

Data penulisan TGA ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Data primer diperoleh melalui interview dan observasi. Metode pengolahan dan analisa data yang digunakan dalam penulisa ini adalah metode analisa deskiptif taitu data yang diperoleh dari lapangan lalu dikumpulkan dan dianalisa berdasarkan teori-teori dari pendapat para ahli yang ada hubungan dengan objek penelitian sebagai landasan teoritis yang kemudian diperoleh suatu kesimpulan dan saran.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil penelitian yang dilakukan, hasilb data menunjukan bahwa:(1) Perencanaan yang dilakukan oleh Dipenda telah baik, hal ini dapat dilihat dari kemampuan Dipenda dalam merealisasikan pendapatan asli daerah setiap tahunnya.(2) Pengawasan yang dilakukan juga telah cukup baik ,hal ini dapat dilihat dari adanya pembagian seksi pendataan dan pendaftaran, seksi penetapan, seksi penagihan dan seksi pelaporan. Selain itu, penyelewengan terhadap penerimaan PAD jarang ditemukan.

Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa perencanaan yang selama ini dilakukan oleh Dipenda telah memenuhi target yang direncanaka. Hal ini didukung oleh baiknya control yang dilakukan oleh Dipenda sehingga penerimaan PAD mengalami peningkatan yang besar pada tiap tahunnya.

 Download

PERSEPSI AKUNTAN TERHADAP OVERLOAD STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (SAK) BAGI USAHA KECIL DAN MENENGAH

Posted in Foto with tags , , , on November 7, 2008 by Admin

Wahdini
Suhairi

Abstract
Financial statement in small and mediums enterprises (SMEs) is low. It is probably resulted by overload of Standar Akuntansi Keuangan (SAK) for SMEs. This paper is preliminary research to analyze the perception of Accountant who work for banks and taxes towards the necessity of SMEs and Large Firms to follow the guidance of SAK in preparing financial statement. Research on 62 respondents found that SAK is overload for SMEs. Further research is suggested to vary and enlarge the number of respondents as for publics accountants and accountants who work for banks and taxes.

Keyword: Small and Medium Enterprise, SME, Standar Akuntansi Keuangan, SAK, Overload.

VALUE RELEVANCE LAPORAN KEUANGAN DI INDONESIA DAN KAITANNYA DENGAN BEBAN IKLAN DAN PROMOSI

Posted in Jurnal with tags , , , on November 7, 2008 by Admin

ARIE RAHAYU HARIANI
MOHAMMAD NASHIH
UNIVERSITAS AIRLANGGA

ABSTRACT
In this study we investigate the value relevance of financial information in Indonesia and its association to advertising and promotion expenditures. We use 1993-2003 period as samples for the declining question and 2002-2003 period as samples for the advertising and promotion expenditure question and we use R2 of price level regression that is derived from Ohlson model (1995) as the value relevance measure.
Results did not show a decline in financial report value relevance—in contrary, it showed an increase—even after we excluded (i) new firms and (ii) firms that have negative earnings. Analyses on structural break showed that the increase happened in 1999-2003 period. The unconformance to hypotheses also found when we examine the association of financial information value relevance and the advertising and promotion expenditure.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 799 pengikut lainnya.